Dr dan dr

Kalau melihat kedua gelar tersebut terlihat tidaj ada beda dan bukan gelar yang asing di telinga dan di mata. Nah kali ini saya akan membahas mengenai banyak kesalahan yang dilakukan oleh orang Indonesia (ini saya gunakan karena hampir di banyak tempat yang saya kunjungi menemukan kesalahan ini). 

Gambar di bawah ini menunjukan bagaimana seharusnya penulisan dan penggunakan gelas Dr dan dr. 

Kalau menurut peraturan riset Kementrian Ristek dan Perguruan Tinggi (Kemenristi)  gelar doktor atau Dr adalah gelar apa bila seseorang telah menyelesaikan masa kuliah program Doktor. 

Kalau untuk gelar dr (dokter) menurut permendikbud adalah gelar bagi seorang Sarjana Kedokteran yang telah menyelesaikan proses pendidikan profesi dokter. 

Nah ini ada beberapa kesalahan yang pernah saya temukan.

Ini saya temukan di salah satu toko buku terbaik di negeri ini. Apa ada yang menemukan kesalahan? Kalau ada menganggap tidak ada salah berarti anda tidak faham dengan apa yang saya tulis sebelumnya. Nah apabila anda menemukan kesalahan yang saya maksud anda faham dengan apa yang saya tulis letak kesalahan ada di penyebutan gelar Dr Zakir Naik yang mana harusnya di tulis Doktor yang Mengislamkan Ratusan Ribu Orang. 

Apabila ada yang mememukan kesalahan sejenis bisa langsung memberikan komentar.

Gambar di bawah adalah salah satu informasi di website Universitas Kristen Satya Wacana. Penulisan gelar Dr. masih terjadi kesalahan. Setahu saya Dr. Silvia C. Leuwol ada seorang dokter yang penulisan namanya harusnya dr. Silvia C. Leuwol. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s