Nano Nano

Ya, aku merasakan keganjilan tentang rasa ini. Aku dan kamu memang terpisak jarak ribuan kilo, kini aku meragu seiring perjalanan hubungan ini. Aku tau kamu memang sosok yang baik, namun taukah kamu seorang perempuan tidak hanya ingin disimpan seolah olah simpanan rahasia yang tak ada orang yang boleh tau bahwa kau adalah milikku. Bukan, aku dan kamu bukan milik siapapun tapi kita adalah milik penguasa. Ah kamu benar, untuk apa kamu menunjukan siapa aku kepada publik . Iya aku memang bukan siapa-siapa bagimu. Haruskah aku menyerah pada titik ini?

Apa aku egois jika menginginkan keberadaanku diketahui orang terdekatmu? Apa akau terlalu agresif sehingga aku dengan bangga menunjukan siapa kamu kepada orang-orang terdekatku? Apa aku salah jika aku menginginkan pengakuan?

Kamu terlalu baik sehingga kamu tak pernah mau tau apa yang sebenarnya ada di otak dan hatiku saat ini. Aku hanya berusaha untuk menunjukan apa yang bisa kau lihat. Tapi pernah kah kau berfikir bahwa ada hal lain yang tak pernah aku tunjukan. Kamu tak pernah bertanya, selalu saja aku yang bertanya. Tak jarang aku merasa bahwa akulah pengemis itu.

Lupakanlah,

Aku tau bahwa mungkin sekarang ini masih dalam proses hidup yang panjang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s